Lokasi: Travel >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Travel3368 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rdsvm0ftb.html
Artikel Terkait
Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
TravelSindikat narkoba di Kampung Gang Langgar terkenal licin karena selalu lolos dari operasi aparat. Peredaran narkoba di sana dilakukan secara terorganisir dan terstruktur dengan melibatkan sniper atau pengawas yang menggunakan handy talky (HT)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAnggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
TravelPolitikus PKB Lalu menegaskan publik tidak perlu mengaitkan pencapaian klub Garuda Yaksa dengan jabatan Presiden Prabowo Subianto. "Ya, kenapa Garuda Yaksa menang? Ya memang materi pemainnya bagus makanya menang....
【Travel】
Baca SelengkapnyaConte Tinggalkan Napoli Tanpa Pesangon, Liverpool dan Italia Antre
TravelAntonio Conte secara mengejutkan memutuskan hengkang dari Napoli meskipun kontraknya masih tersisa satu tahun. Pelatih berusia 56 tahun asal Italia itu sebelumnya dipercaya memimpin proyek pembangunan ulang klub, namun keputusan ini disebut bukan karena konflik kontrak melainkan keinginan pribadi untuk memulai babak baru dalam kariernya....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
- La Familia Gugat Messi, Inter Miami Kena Imbas
- Amanda Manopo Hentikan Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
- Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
Artikel Terbaru
Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
Tautan Sahabat
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- MAN RR4 Debut Busworld 2026, Gempur Segmen Bus Premium
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik