Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan1875 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rd19ib312.html
Artikel Terkait
Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
PendidikanGlobal Sumud Flotilla (GSF), armada sipil internasional terbesar yang berupaya menerobos blokade Gaza, kembali menggelar misi kemanusiaan pada Misi Musim Semi 2026. Nama "Sumud" berasal dari bahasa Arab yang berarti keteguhan atau ketahanan, mencerminkan semangat perlawanan damai warga Palestina....
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
PendidikanPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PendidikanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Artikel Terbaru
Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Tautan Sahabat
- iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps