Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Properti73252 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pxeydfjgz.html
Artikel Terkait
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
PropertiIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....
【Properti】
Baca SelengkapnyaArsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
PropertiFinal Arsenal melawan PSG di Liga Champions tinggal dua pekan lagi, dan kedua tim sudah memulai persiapan sejak sekarang. Latihan khusus digelar untuk mengantisipasi ancaman lawan, dengan harapan masing-masing bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya di laga bersejarah tersebut....
【Properti】
Baca SelengkapnyaNeymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
PropertiPelatih tim nasional Brasil, Dorian Jr, mengakui keputusan untuk tidak memanggil Neymar ke skuad merupakan pilihan yang sulit dan penuh pertimbangan. "Ketika Anda harus memilih, Anda harus mempertimbangkan banyak hal," ucap pelatih asal Italia itu....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- 3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
- ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
- Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- KKR Paskah Soroti Krisis Moral, Dorong Pemuda Agen Perubahan