Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif914 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pvpbsmk97.html
Artikel Terkait
Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
OtomotifArrowhead Stadium, markas Kansas City Chiefs, tengah menjalani renovasi besar-besaran demi menyambut standar FIFA. Brandon Hamilton, Wakil Presiden Bidang Operasional Stadion Chiefs, mengungkapkan proses penggantian rumput utama stadion dengan rumput Bermuda sesuai rekomendasi FIFA saat ini sedang berlangsung....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
OtomotifRDG Bank Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Mei 2026, dan GREAT Institute menilai Bank Indonesia tidak memiliki ruang yang cukup untuk terus menunda pengetatan suku bunga. Suku bunga acuan telah bertahan di level 4,75 persen sejak September 2025, tetapi tekanan terhadap rupiah belum mereda....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAnak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
OtomotifOutstanding pinjaman online mencapai Rp 101,03 triliun pada periode yang sama, tumbuh 26,25 persen secara tahunan. Total utang buy now pay later (BNPL) tercatat mencapai Rp 28,3 triliun dengan 30,81 juta pengguna....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
Tautan Sahabat
- Hukum Kurban dengan Kerbau dalam Islam, Ini Penjelasannya
- Fahri Bachmi: Putusan MK Mutlak, Sikapi Edaran Jampidsus
- Board of Peace Mandek, AS Sibuk Perang Iran
- Dua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
- Menlu Sugiono: Bajak Laut Somalia Hubungi Sandera WNI
- Surya Paloh Tiba 20 Menit Lebih Awal dari Prabowo-Gibran
- Cak Imin Laporkan 1001 Pasar Rakyat dan SMK ke Prabowo
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif