Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif97 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ppf5ein5s.html
Artikel Terkait
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
OtomotifKenny Austin mengungkapkan bahwa Amanda akan melahirkan dengan metode caesar. Aktor berusia 34 tahun itu menyatakan ada ketakutan sang istri jika harus menjalani persalinan normal....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
OtomotifWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Otomotifdr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Artikel Terbaru
Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- Polisi Limpahkan Berkas Kecelakaan Kereta Bekasi
- BMKG Prediksi Jakarta Berawan, Bogor Hujan Rabu
- Kebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
- BRI Consumer Expo 2026 Resmi Dibuka di JICC
- Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- Sapi Kurban Prabowo di Tangsel Bobot 1 Ton Rp120 Juta
- Satpam Supermarket Pamulang Dikeroyok, Polisi Tangkap Pelaku