Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Pendidikan61686 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pnvtepbij.html
Artikel Terkait
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
PendidikanHujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika jelang Moto3 Indonesia 2025 memaksa panitia menunda start beberapa menit. Seluruh pembalap langsung mengganti ban untuk menyesuaikan dengan lintasan licin, sehingga balapan dipangkas dari 20 menjadi hanya 13 putaran....
Baca SelengkapnyaPolisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
PendidikanPolda Metro Jaya memindahkan 321 warga negara asing (WNA) yang diamankan dalam penggerebekan dugaan perjudian online terorganisir di Jakarta. Pemindahan ini merupakan langkah tindak lanjut khususnya pemeriksaan keimigrasian para WNA tersebut, yang nantinya akan dibagi ke tiga tempat berbeda....
Baca SelengkapnyaMonas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
PendidikanSebanyak 2. 366 orang telah mengunjungi kawasan wisata Monas di pusat Jakarta hingga pukul 12....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
- Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
- Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
- Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
- iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
Artikel Terbaru
Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
Polda Metro Periksa Saksi Laporan TAUD Andrie Yunus
Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
KKR Paskah Soroti Krisis Moral, Dorong Pemuda Agen Perubahan
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Polda Metro Periksa Saksi Laporan TAUD Andrie Yunus
Tautan Sahabat
- Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?