Lokasi: Kuliner >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Kuliner11 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pie3az18i.html
Artikel Terkait
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
KulinerPertanyaan tentang durasi pemantauan medis bagi mereka yang terpapar penyakit sering muncul di masyarakat. Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat seperti tikus....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
KulinerRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KulinerDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Artikel Terbaru
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tautan Sahabat
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
- Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars
- Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid
- John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027