Lokasi: Hiburan >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Hiburan61 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pe96onffn.html
Artikel Terkait
Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
HiburanBarcelona menelan kekalahan 0-1 dari tim tamu berkat gol tunggal Ibrahima Diabate pada waktu tambahan babak pertama. Hasil ini tidak mempengaruhi posisi Barcelona sebagai pemuncak klasemen LaLiga karena skuad asuhan Hansi Flick sudah menyegel gelar juara musim ini setelah kemenangan 2-0 atas Real Madrid beberapa waktu lalu....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaAmmar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
HiburanJon menilai peluang keberhasilan pengajuan Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan secara tergesa-gesa oleh pengacara baru Ammar sangat kecil. "Dari segi pengalaman dan peluang hukum, langkah-langkah yang dilakukan oleh PH baru ini menurut pendapat kami, mengajukan PK secepatnya kemungkinan berhasilnya kecil, hanya sepuluh persen," ujar Jon dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (14/5/2026)....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaAlyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
HiburanAlyssa Daguise melahirkan bayi perempuan pada Minggu (10/5/2026) di RS JWCC Asih Jakarta Selatan. Pasangan ini memberikan nama sang buah hati Soleil Zephora Ghazali....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
- Alyssa Daguise Kesakitan, Al Ghazali Ungkap Trauma Istri
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
Artikel Terbaru
Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
Dede Sunandar Bongkar Kedekatan Karen dengan Teman Game
Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV
Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
Tautan Sahabat
- Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
- Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, Tes Skolastik BIB
- SLB Siapkan Siswa Disabilitas Kerja Lewat Pendidikan Vokasional
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
- Pendaftaran Jalur UM UNDIP Dibuka Hingga 11 Juni 2026
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69 70 Merdeka
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
- Pelita Sediakan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Mahasiswa Vokasi
- 50 Soal PAT Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 dan Jawaban