Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan9355 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/p88eaeldy.html
Artikel Terkait
Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
KesehatanSeorang perempuan berinisial JES menjadi viral di media sosial setelah menangis saat diperiksa petugas Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta karena membawa kartu Pokémon dari luar negeri. Bea Cukai memberikan penjelasan resmi terkait kronologi pemeriksaan yang dinilai terlalu lama oleh perempuan tersebut....
Baca SelengkapnyaBea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
KesehatanSeorang perempuan berinisial JES menjadi viral di media sosial setelah menangis saat diperiksa petugas Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta karena membawa kartu Pokémon dari luar negeri. Bea Cukai memberikan penjelasan resmi terkait kronologi pemeriksaan yang dinilai terlalu lama oleh perempuan tersebut....
Baca SelengkapnyaTrump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
KesehatanWashington mengeluarkan pernyataan keras di tengah penegasan Ketua Parlemen Iran mengenai rencana pengenaan biaya baru. Rencana tersebut pertama kali diungkapkan oleh Ebrahim Azizi, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, melalui platform media sosial X....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Tautan Sahabat
- Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
- Jokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
- Roy Suryo Sindir Polda Metro Soal Kasus Ijazah Jokowi
- Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Sjafrie Sebut Syarat Indonesia Masuk Forum Board of Peace AS
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Berkas Sudewo Dilimpahkan, Bupati Pati Terancam Dua Dakwaan
- Prabowo Targetkan Tambahan Lapangan Kerja pada 2027
- Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional