Lokasi: Bisnis >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Bisnis2854 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/owf72gzd2.html
Artikel Terkait
3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
BisnisSpanyol menghadapi kendala serius dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026. Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, berpotensi absen pada laga pertama La Roja di turnamen tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSamsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
BisnisSamsung Galaxy S26 Ultra mampu mengisi daya baterai hingga 76 persen hanya dalam waktu 30 menit, berdasarkan laporan pengujian yang dipublikasikan CNET pada 14 Mei 2026. CNET melakukan pengujian terhadap berbagai merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, hingga OnePlus dengan metode yang sama untuk melihat seberapa cepat baterai terisi dalam waktu setengah jam....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
BisnisPhoneArena melaporkan dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026 bahwa salah satu frekuensi yang paling banyak dibahas untuk teknologi 6G adalah pita 7GHz. Frekuensi ini sebelumnya direkomendasikan dalam white paper yang dirilis kelompok 5G Americas pada Oktober 2024....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
Artikel Terbaru
Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
Tautan Sahabat
- Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Kuasa Hukum Ungkap Ritual Pesugihan Gunung Kawi Seret Sarwendah
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
- Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
- Ashanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji
- Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Masih Suami Meiza Sah
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin Buka Suara
- Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
- Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak