Lokasi: Gaya Hidup >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Gaya Hidup9445 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/otus07a85.html
Artikel Terkait
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
Gaya HidupApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Gaya HidupAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Gaya HidupPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Pipa Gas Power of Siberia 2 Rusia-China Sepanjang 2.600 Km
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Menteri Israel Ejek Aktivis Freedom Flotilla Tuai Kecaman.
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan