Lokasi: Teknologi >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Teknologi19 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ots4vuibm.html
Artikel Terkait
Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
TeknologiHassan lahir di Helwan, Mesir pada 10 Agustus 1966 dan saat ini berusia 59 tahun. Sebelum menjadi pelatih, Hassan dikenal sebagai salah satu striker paling tajam dalam sejarah sepak bola Mesir....
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
TeknologiKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Pekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Dede Sunandar Talak 3 Hertatum via Telepon Tanpa Bismillah
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
LPSK Setuju Laporan Erin Eks Andre Taulany ke ART Tak Diproses
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Tautan Sahabat
- Parlemen Israel Dorong Pembubaran Knesset, Pemilu Dini
- PM Israel Kecam Ben-Gvir yang Ejek Aktivis
- 9 WNI Relawan GSF Bebas, Menuju Turki
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- Kasus Ebola Meluas ke Wilayah M23, KTT Ditunda
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- AS Habiskan 300 Rudal Lindungi Israel dari Serangan Iran