Lokasi: Teknologi >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Teknologi23 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/otcfava5h.html
Sebelumnya: Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
Berikutnya: Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
Artikel Terkait
Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
TeknologiAndon Labs, perusahaan di balik proyek eksperimental ini, sebelumnya meluncurkan Andon Café dengan konsep unik di mana manusia tetap menjadi barista yang melayani pelanggan dari jarak beberapa meter, menerima pesanan dan meracik kopi secara manual. Hanna Petersson dari Andon Labs mengungkapkan eksperimen ini dirancang untuk mengeksplorasi pertanyaan etis saat bot diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari solusi teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
TeknologiPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaOmo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
TeknologiTim Tribunnews menjajal langsung Omo X dalam sesi mini test ride di kawasan Summarecon Bogor, pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan menempuh rute sepanjang sekitar 3 kilometer. Di jalan mulus, suspensi double wishbone memberikan kenyamanan optimal, sementara saat melewati jalan bumpy, gravel, dan polisi tidur, handling motor ini terasa stabil....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Main Semusim Penuh di Liga Voli Korea
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Artikel Terbaru
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Tautan Sahabat
- Jorge Martin Buru Gelar Juara MotoGP 2026, Bagnaia Ingat 2024
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
- Megawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea