Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur UM UNDIP Dibuka Hingga 11 Juni 2026
Bisnis874 Dilihat
RingkasanUniversitas Diponegoro (UNDIP) membuka pendaftaran Jalur UM (Ujian Mandiri) untuk Program Sarjana 2026 hingga 11 Juni 2026 secara daring. Jalur UM merupakan seleksi mandiri dengan metode tes tertulis berbasis komputer (CBT) secara online, sehingga peserta dapat mengikuti ujian dari lokasi yang ditentukan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-diponegoro-undip-semarang.jpg)
Universitas Diponegoro (UNDIP) membuka pendaftaran Jalur UM (Ujian Mandiri) untuk Program Sarjana 2026 hingga 11 Juni 2026 secara daring.
Jalur UM merupakan seleksi mandiri dengan metode tes tertulis berbasis komputer (CBT) secara online, sehingga peserta dapat mengikuti ujian dari lokasi yang ditentukan. Peserta dikenakan biaya pendaftaran yang pembayarannya dilakukan melalui bank yang ditunjuk pihak kampus. Materi ujian UM setara dengan Materi UTBK-SNBT.
Calon peserta wajib memenuhi persyaratan dan mengikuti langkah-langkah pendaftaran yang telah ditetapkan. Panitia mengimbau calon mahasiswa untuk memperhatikan seluruh jadwal dan ketentuan agar proses seleksi berjalan lancar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/oocdjvxef.html
Artikel Terkait
Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
BisnisPersaingan menuju playoff MPL Indonesia memasuki pekan terakhir atau Week 9 regular season berubah menjadi medan perang sengit karena hampir semua tim masih memiliki peluang lolos. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tidak ada satu pun tim yang nyaman di zona aman kecuali ONIC Esports yang sudah mengunci status juara regular season sekaligus tiket playoff....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBlokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
BisnisMajid Doustali, anggota Komite Perencanaan dan Anggaran parlemen Iran, menyerukan masyarakat berpartisipasi aktif mengurangi konsumsi energi nasional. Dalam keterangan resminya, Doustali menegaskan penghematan listrik, air, dan bahan bakar kini bukan sekadar persoalan ekonomi tetapi bagian dari upaya nasional menghadapi apa yang disebut Iran sebagai "perang ekonomi" dari musuh-musuh negara tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaXi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
BisnisDalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
Artikel Terbaru
Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
Tautan Sahabat
- Kejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Pendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
- Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
- Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
- Pertamina Maknai Harkitnas dengan Kemandirian Energi
- Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban