Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan4573 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/onxrxv417.html
Artikel Terkait
Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
PendidikanNilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS dengan kurs jual di Bank Indonesia hari ini tembus Rp17. 502,08 per dolar AS dan kurs beli sebesar Rp17....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
PendidikanBMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca cerah berawan pada Selasa (12/5/2026), meskipun sebagian wilayah lainnya diprakirakan turun hujan dengan intensitas ringan. Prakiraan cuaca ini berlaku sejak pagi hingga malam hari di berbagai daerah, termasuk Kota yang menjadi pusat perhatian pada pukul 10....
Baca SelengkapnyaPemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
PendidikanMRP mengakui telah merekayasa laporan pembegalan sepeda motor yang disebut dirampas tiga pelaku bersenjata, setelah Polresta menemukan kejanggalan dalam penyelidikan. Motor tersebut ternyata telah dijual sendiri oleh pemiliknya untuk melunasi kebutuhan hidup dan menghindari angsuran kendaraan yang baru berjalan satu bulan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
Artikel Terbaru
Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
UMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
Tautan Sahabat
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo