Lokasi: Hikmah >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hikmah17 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/olc0ucfjo.html
Sebelumnya: Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
Berikutnya: PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
Artikel Terkait
JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
HikmahBhayangkara Presisi menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke babak semifinal AVC Champions League 2026. Di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, tim asuhan Reidel Toiran mengalahkan Zhaiyk VC dengan skor 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaBang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
HikmahQubil AJ atau yang akrab disapa Bang Madit mengaku belum pernah menunaikan ibadah haji meski sering menjadi brand ambassador berbagai travel umroh. "Jujur saya sampai sekarang belum pernah naik haji....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKenny Austin Deg-degan Jelang Amanda Manopo Melahirkan
HikmahAmanda Manopo saat ini tengah mengandung anak pertama dari pernikahannya dengan Kenny Austin. Usia kehamilan pemain sinetron Ikatan Cinta itu kini sudah menginjak sembilan bulan....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
- Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
- Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
Artikel Terbaru
Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke soal Kasus ART
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
Dewi Perssik Akan Lapor Polisi Penyebar Hoaks Kematian
Tautan Sahabat
- Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
- Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- BMKG: Jakarta Berawan, Depok Hujan Jumat 22 Mei 2026
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan