Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Bisnis63 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ohof91wvl.html
Artikel Terkait
Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
BisnisAryo menyayangkan industri timah Indonesia yang sudah berusia 150 tahun belum memiliki pusat riset timah sendiri. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam forum Met Connex 2026 di JCC Jakarta pada Selasa (12/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
BisnisPengrajin tahu dan tempe mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah, kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan. "Di tingkat akar rumput, perajin komoditas pangan seperti tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung jauh di atas harga internasional," ujar Eric kepada wartawan, Senin (18/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
BisnisSeorang perempuan bernama Hartinah (50) tampak cekatan mengiris bawang merah satu per satu menjadi halus siap digoreng di usaha milik Sulistyo Rini (37) yang berlokasi di Dusun III, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol. Meski mata terasa perih, Hartinah tetap bertahan menunjukkan ketangguhan perempuan yang memilih tetap berdaya di usia senja....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
Artikel Terbaru
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
Tautan Sahabat
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut