Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita364 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/odd8idh09.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
BeritaWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPolisi Buka Suara Soal Model Dibegal di Kebon Jeruk
BeritaKabar viral di media sosial tentang seorang korban bernama Ansy Jan De Vries yang dirawat di RS Sumber Waras setelah menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat naik ojek online sepulang kerja di samping Tol Kebon Jeruk masih dalam tahap verifikasi polisi. Dalam unggahan yang tersebar, korban disebut mengalami luka parah di bagian kepala hingga harus menjalani perawatan medis....
【Berita】
Baca SelengkapnyaOgah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
BeritaEza Gionino masih menyimpan harapan agar rumah tangganya dengan Eca tidak berakhir dengan perceraian di tengah proses hukum yang panjang. Eza menjelaskan gugatan cerai yang diajukan Eca sebelumnya telah ditolak Pengadilan Agama Cibinong, namun proses hukum terus berlanjut hingga tahap banding dan kasasi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Plh Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Dirawat di RS
- KY Tanggapi Aduan Nikita Mirzani Soal Dugaan Pelanggaran Etik
- Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
- Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Rindu Tak Pasti
- MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
Artikel Terbaru
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
Nicolas Cage Jadi Spider-Noir, Tayang 27 Mei 2026
Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Ibunda Virgoun Tanggapi Kehamilan Lindi Fitriyana
Tautan Sahabat
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram