Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Kuliner629 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/obsvbapjm.html
Artikel Terkait
Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
KulinerPersaingan papan atas musim ini kurang menarik karena Barcelona telah memastikan gelar juara jauh sebelum musim berakhir. Kepastian Barcelona didapat saat mengalahkan Real Madrid dalam laga El Clasico dengan skor 2-0....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaArsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
KulinerAryo menyayangkan industri timah Indonesia yang sudah berusia 150 tahun belum memiliki pusat riset timah sendiri. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam forum Met Connex 2026 di JCC Jakarta pada Selasa (12/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
KulinerPT Jasa Raharja meluncurkan fitur Lapor Laka di aplikasi JRKU yang memungkinkan masyarakat dan komunitas driver online melaporkan kecelakaan lalu lintas secara real-time untuk mempercepat penanganan korban di lapangan. Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan kehadiran fitur ini menjadi langkah perusahaan untuk tidak hanya berperan sebagai pemberi santunan, tetapi juga sebagai pihak yang aktif dalam perlindungan masyarakat....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
Artikel Terbaru
Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
Tautan Sahabat
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
- Mitrabara Andalkan Stok Batubara Hadapi Pembatasan RKAB 2026
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- Pemerintah Buka Akses Pasar Perikanan, Potensi Transaksi Rp1,84 M
- Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo