Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan373 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o7qe15ra7.html
Artikel Terkait
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
PendidikanPembalap Indonesia Umar berhasil meraih podium pertamanya di kancah balap Eropa setelah finis sebagai runner-up pada Race 1 Lamborghini Super Trofeo Europe di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, akhir pekan lalu. Umar yang tergabung dalam Delta Garage Racing Team dan tampil full series musim ini mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
PendidikanBMKG memperkirakan suhu udara di Kota Cirebon pada Senin (18/5/2026) berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celcius dengan kecepatan angin 17 hingga 18 kilometer per jam. BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca meskipun intensitasnya tergolong rendah, karena hal itu berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan maupun perjalanan warga....
Baca SelengkapnyaPenjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
PendidikanEko Susanto mengalami luka serius di bagian mata, telinga, dan dada akibat aksi kekerasan di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Peristiwa itu terjadi saat korban hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
- Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
- Waspada Cuaca Ekstrem: Jatim Hujan Sangat Lebat Besok
- Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Resepsi Pengantin Bertepatan Laga Persib, Tamu Jakarta Kecewa
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
Tautan Sahabat
- Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
- Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
- Menteri HAM: Begal Sumber Informasi Tak Boleh Ditembak
- Indang Maryati Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar
- WNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
- Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
- PKS: Mogok Belanja Seminggu Lumpuhkan Ekonomi Nasional
- Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba