Lokasi: Berita >>
Syarat Daftar Mandiri Jalur Kemitraan UNS 2026
Berita34724 Dilihat
RingkasanSeleksi Mandiri UNS 2026 dibagi menjadi tiga kelompok jalur masuk, termasuk Jalur Kemitraan yang melibatkan kerja sama dengan Mitra Strategis dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS. Jalur ini menjadi bentuk kolaborasi UNS dengan berbagai pihak untuk menjaring calon mahasiswa berkualitas sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uns-universitas-sebelas-maret.jpg)
Seleksi Mandiri UNS 2026 dibagi menjadi tiga kelompok jalur masuk, termasuk Jalur Kemitraan yang melibatkan kerja sama dengan Mitra Strategis dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS. Jalur ini menjadi bentuk kolaborasi UNS dengan berbagai pihak untuk menjaring calon mahasiswa berkualitas sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi.
Seleksi Mandiri UNS Jalur Kemitraan terdiri atas dua subjalur, dengan pembayaran dilakukan melalui Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Panitia menegaskan bahwa biaya pendaftaran yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali.
Jalur Seleksi Mandiri Jalur Kemitraan dibuka untuk calon peserta yang memenuhi syarat umum, termasuk program studi yang hanya menerima mahasiswa dengan syarat tinggi badan tertentu. Setiap peserta bebas memilih program studi program sarjana atau program diploma.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o7i8d3aaw.html
Artikel Terkait
BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
BeritaBMKG mengimbau masyarakat Pekanbaru meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi sejak siang hingga malam hari. Kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi memicu pertumbuhan awan hujan disertai petir di berbagai kawasan kota....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPeneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan
BeritaPengamat militer dan intelijen, Gian, menilai lembaga yang dibentuk atas nama penguatan sistem pertahanan nasional justru berisiko melahirkan pusat kekuasaan baru yang dapat menggeser fungsi eksekutif secara perlahan. Pernyataan tersebut disampaikan Gian dalam diskusi bertajuk "Menyoal Dewan Pertahanan Nasional: Bahaya Pergeseran Fungsi Eksekutif Presiden dalam Desain Pertahanan Negara" yang digelar pada Rabu (20/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBNI Modernisasi Co-Working Space UGM Dukung Inovasi Mahasiswa
BeritaBNI meresmikan fasilitas co-working space di Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (13/5/2026) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk BNI Berbagi. Program ini bertujuan menunjang kegiatan belajar, kolaborasi, serta kreativitas sivitas akademika....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Puasa Arafah bagi yang tak berhaji: hukum, niat, keutamaan
- Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Terima SGD 213 Ribu
- Cak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
- Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
- KPK: Monopoli BPK Hitung Kerugian Negara Hambat Korupsi
Artikel Terbaru
Syahri Akui Main Game Online Saat Rapat DPRD Jember
Formappi: Revisi UU Tipikor Tak Bisa Intervensi Kasus Hukum
Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
5 Alasan Wajib Nonton Citadel Season 2 Prime Video
Kubu Nadiem Bantah Gandeng Influencer soal Kasus Chromebook
Tautan Sahabat
- Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
- Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
- Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
- Barcelona Incar Marcus Rashford dan Joao Cancelo
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- Carlos Queiroz, Spesialis Piala Dunia Latih Ghana
- Maarten Paes Terancam, Ajax Absen dari Eropa Sejak 1991
- Rashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona