Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Bisnis13 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o1ulz78ax.html
Artikel Terkait
Portugal Siap Wujudkan Mimpi Ronaldo Juara Piala Dunia
BisnisTimnas Portugal memiliki kombinasi sempurna antara pengalaman, talenta muda, kualitas individu, hingga mental juara. Di sisi lain, generasi muda hadir membawa energi baru....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
BisnisWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
BisnisPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Teller dan Suami Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp2 M
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Tautan Sahabat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot