Lokasi: Gaya Hidup >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Gaya Hidup779 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o09fipmx4.html
Artikel Terkait
Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
Gaya HidupArbani Yasiz mengungkapkan kekesalannya saat syuting film horor terbaru yang merupakan remake dari film Korea Selatan 'Gonjiam Haunted Asylum'. Sambil bercanda, aktor yang memerankan karakter Juna itu merasa situasi syuting kurang adil dibanding pemain lain di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026)....
Baca SelengkapnyaGap Year Buka Peluang Lebih Besar ke Kampus
Gaya HidupPada 2025, jumlah siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia mencapai sekitar 5. 400....
Baca SelengkapnyaPendaftaran SPMB SD SMP Bekasi 2026, Siapkan Dokumen Ini
Gaya HidupPemerintah daerah membuka mekanisme penerimaan murid baru melalui SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk memastikan proses seleksi berlangsung transparan, tertib, dan memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. Pada tahap ini, calon murid diminta membuat akun serta mengunggah dokumen administrasi sesuai ketentuan melalui sistem daring yang telah disediakan pemerintah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 144-145
- SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
- SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
- Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
- Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Tata Cara Pra SPMB Banten 2026: Ajuan Akun Baru
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Sarwendah Cuek Dituding Pesugihan di Gunung Kawi
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Tautan Sahabat
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung