Lokasi: Hikmah >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Hikmah721 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nudxokvrt.html
Artikel Terkait
Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
HikmahNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
HikmahSjafrie Sjamsoeddin menegaskan keberadaan pasukan di tingkat kabupaten tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaHarta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
HikmahHarta kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono naik hingga Rp500 miliar dalam kurun waktu setahun. Trenggono tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp2....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
- Tuntutan 5 Tahun Penjara Noel Ebenezer Sesuai Pedoman KPK
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar
- Logo Harkitnas 2026, Tema dan Makna Peringatan ke-118
Artikel Terbaru
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang II 2026 Dibuka
Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
Jokowi Keliling Indonesia: Blusukan Biasa atau Politik?
Tautan Sahabat
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP