Lokasi: Berita >>

Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026

Berita657 Dilihat

RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....

Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026

Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.

Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.

ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.

Tags:

Artikel Terkait

  • Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon

    Berita

    Evaluasi militer Israel mengungkap data yang jauh dari positif terkait penyediaan sistem dan sarana untuk mendeteksi serta mencegat drone peledak. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan drone FPV (first person view) dan amunisi berkeliaran oleh Hizbullah di front utara....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik

    Berita

    Pakistan telah menjalankan fungsi mediator secara profesional di tengah situasi geopolitik yang terus memanas, demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani. Menurutnya, keterlibatan Islamabad menunjukkan pentingnya kerja sama negara-negara regional dalam menyelesaikan konflik tanpa campur tangan pihak luar....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik

    Berita

    Sanae Takaichi membantah laporan media yang menyebut kubunya membuat dan menyebarkan video bernada serangan politik saat pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal (LDP). Dalam pernyataannya pada Selasa (19/5/2026), ia menegaskan kantor maupun timnya tidak pernah membuat atau menyebarkan konten tersebut....

    Berita

    Baca Selengkapnya