Lokasi: Olahraga >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Olahraga5767 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nm45xbjzq.html
Artikel Terkait
Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
OlahragaMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaTrump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
OlahragaPresiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaMurray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
OlahragaDepartemen Kesehatan Wilayah Utara menyebut kasus ini sebagai bagian dari peningkatan risiko penyakit yang dibawa nyamuk. TRT World melaporkan bahwa kasus ini muncul setelah virus MVE sebelumnya terdeteksi pada populasi nyamuk di Darwin, ibu kota wilayah tersebut....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025