Lokasi: Kuliner >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Kuliner62 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nkjsshg5i.html
Artikel Terkait
Warga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
KulinerSeorang pria berusia 52 tahun, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, berhasil ditangkap polisi pada Kamis dini hari, 7 Mei 2026 lalu. Ahmad Nawawi, inisiator aksi demo kasus tersebut, mengaku sudah mendengar dugaan penyimpangan di pesantren itu sejak dirinya masih kecil....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
KulinerLaporan kasus dugaan perundungan bermula dari pengaduan yang diajukan terhadap Lita Gading. Didampingi tim kuasa hukumnya, Lita mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHanung Bramantyo Bahagia Ajak Anak ke Gala Premiere
KulinerUntuk pertama kalinya, Hanung Bramantyo bisa mengajak anak-anaknya menghadiri gala premiere film terbarunya. "Akhirnya anak-anak saya bisa ikut premiere....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
- Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Ammar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
Artikel Terbaru
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Gideon Tengker Bantah Damai, Ngaku Diblokir Nagita
Bonjour Bakery Tayang di Viki, 4 Aktor Ternama Bersinar
Ahmad Dhani Akui Ingin Cerai, Respons Anak Disorot
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Olla Ramlan Rela Dipaket Bundling Bersama Tristan Molina
Tautan Sahabat
- 3 Amalan Utama di Bulan Dzulhijjah dan Keutamaannya
- Prabowo Disambut Puan di DPR Bahas Ekonomi dan Fiskal
- Polisi Dukung Tembak Begal di Tempat, Anggota DPR Setuju
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- TelkomGroup Siapkan Talenta Digital Lewat Innovillage 2026
- 500.000 Lansia Sebatang Kara Terima MBG dari Negara
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Gelar
- PKK Diminta Jadi Edukator Keamanan Pangan Laut
- Kementerian HAM: Revisi UU HAM Masih Uji Publik
- 36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994