Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Pendidikan7992 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nejaify1o.html
Artikel Terkait
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
PendidikanFaktor pemakaian, kondisi jalan, dan beban muatan membuat tapak ban kendaraan cepat aus sehingga ban secara berkala harus dirotasi. Hal ini berlaku untuk mobil front wheel drive (FWD) maupun rear wheel drive (RWD)....
Baca SelengkapnyaMalaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
PendidikanSejumlah atlet Merah Putih harus tersingkir lebih awal sejak babak kualifikasi dan babak 32 besar Malaysia Masters 2026. Hasil positif diraih dua tunggal putri Indonesia, yakni Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, yang berhasil memastikan tempat di babak 32 besar setelah meraih kemenangan....
Baca SelengkapnyaEks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
PendidikanRussell melanjutkan perjalanan kariernya di Korea dengan bergabung bersama tim keempatnya, Busan OK Savings Bank OKman, dalam langkah yang bukan sekadar reuni biasa. Pemain asing ini mencatatkan sejarah personal dan diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Busan yang sempat meredup, terutama setelah finis sebagai runner-up pada musim 2023/24....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Amabel Fun Run 2026 di Salatiga, Alternatif Lari Seru
- Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
- Amabel Fun Run 2026 di Salatiga, Alternatif Lari Seru
Artikel Terbaru
Karim Benzema Diejek Bos Al Ittihad Usai Al Nassr Juara
JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
Tautan Sahabat
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- 400 Pegawai BUMN Ber-IQ Tinggi Ditempa TNI
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Sorgum Didorong Perkuat Transisi Energi Lewat Biomassa