Lokasi: Otomotif >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Otomotif21 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ncswbh7eb.html
Artikel Terkait
16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
OtomotifRivan Nurmulki kembali dipanggil memperkuat Timnas Voli Indonesia setelah sempat vakum, dengan nama pevoli andalan itu masuk dalam daftar 16 pemain untuk pemusatan latihan di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul. Kepulangan Rivan menjadi kejutan besar karena sebelumnya ia sempat menargetkan medali emas SEA Games 2025 sebagai penutup karier di timnas, namun kegagalan Indonesia meraih emas mengubah keputusan tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
OtomotifAlek Firdaus, Direktur BUMDesa Surya Karya Mandiri, baru saja membawa desanya meraih Juara 1 di tingkat Regional Office (RO). Namun, trofi itu hanyalah "pemanasan" dari sebuah misi besar: kedaulatan ekonomi desa....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
OtomotifPraktik keberlanjutan di sektor pertambangan Indonesia dinilai masih setengah hati karena hanya berfokus pada emisi operasional, tanpa menyentuh rantai pasok hingga dampak sosial di sekitar area tambang. Isu krusial ini mengemuka dalam workshop media bertajuk "Mengawal ESG dan Transisi Energi di Sektor Pertambangan" yang digelar Yayasan Bicara Data Indonesia (YBDI) dan Katadata Green di Jakarta, Rabu (13/5/2026)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
Artikel Terbaru
Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Tautan Sahabat
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- Sahroni Minta Polda Metro Bongkar Dalang Penadah Motor Ilegal
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
- Praperadilan Air Keras Andrie Yunus Uji Negara Cegah Impunitas
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
- Pendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti