Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Properti5867 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n2vdfcuh4.html
Artikel Terkait
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
PropertiPecco Bagnaia kehilangan grip ban depan yang berujung DNF (did not finish) akibat terjatuh di lap ke-16 pada MotoGP seri terbaru. Pembalap Ducati asal Turin, Italia ini mengaku puas dengan kondisi motor, khususnya dalam hal kecepatan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
PropertiKapolda Papua, Irjen Pol Petrus Renwarin, mengungkapkan bahwa konflik antarkelompok di wilayah pegunungan dipicu oleh lemahnya komunikasi dan koordinasi pemerintahan saat itu. Renwarin menjelaskan, persoalan tersebut berlarut-larut hingga memicu ketegangan antarkelompok karena penanganannya tidak berjalan optimal pada saat kejadian awal berlangsung....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak
PropertiPricilia Tamawiwy meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang terjadi di sebuah gedung. Empat orang lainnya berhasil selamat tanpa mengalami luka bakar....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
Artikel Terbaru
Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
Tautan Sahabat
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
- Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
- 5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
- Tony Popovic Bawa Australia Lolos Piala Dunia 2026
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain