Lokasi: Kesehatan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Kesehatan96272 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mx2tzzkcu.html
Sebelumnya: Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Berikutnya: Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Artikel Terkait
Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
KesehatanAshanty mengaku hanya berdua dengan suaminya, Anang Hermansyah, saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci tanpa membawa anak-anak. "Pergi haji sama Mas Anang dong, kan honeymoon yang masyaAllah lah ya," kata Ashanty saat ditemui awak media....
Baca SelengkapnyaVinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
KesehatanSevilla tercecer di peringkat 13 klasemen dengan koleksi 43 poin. Bentrokan misi tiga poin membuat level agresi kedua tim seimbang, mereka silih berganti menciptakan peluang dalam pertandingan yang sengit....
Baca SelengkapnyaPSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
KesehatanPSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan krusial atas Madura United dalam lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ke-33. Laskar Mataram tampil menggebrak sejak awal pertandingan dengan mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan Laskar Sapee Kerrab....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
- I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
- Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
- Penantian 22 Tahun Arsenal Berakhir, Arteta Samai Wenger
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
Artikel Terbaru
D'Masiv Kembali ke Indie, Rilis Logo Pesawat Kertas dan Lagu Inggris
Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
Inter Miami Jamu Rival, Isyarat Rujuk La Familia?
PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
Jonathan David: Warisan John Herdman di Piala Dunia 2026
Tautan Sahabat
- John Herdman Pantau Persija di JIS, Abaikan Laga Persib
- Lamine Yamal Bidik Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol
- Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
- Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
- Tony Popovic Bawa Australia Lolos Piala Dunia 2026
- Jonathan David: Warisan John Herdman di Piala Dunia 2026
- MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru