Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Kesehatan8736 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mukomy098.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
KesehatanLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
Baca SelengkapnyaHarta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
KesehatanNadiem Anwar Makarim dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun, di mana Rp4,8 triliun di antaranya merupakan bagian dari pidana tambahan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menyatakan Nadiem harus membayar Rp809....
Baca SelengkapnyaAKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
KesehatanOknum perwira polisi berinisial AKP Deky diduga bersekongkol dengan jaringan narkoba dan meminta sejumlah uang untuk menjamin keamanan bisnis haram tersebut. Kasus ini mencuat setelah penyidik mengamankan Mery Christine, calon istri bandar besar Marselus Vernandus, yang berperan sebagai penghubung antara AKP Deky dengan Mery untuk diperkenalkan dengan tersangka....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Koalisi Masyarakat Sipil: Demokrasi Indonesia Mundur Akibat Militerisme
- Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
Artikel Terbaru
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi Merah Putih untuk Layanan JKN
Muhadjir Effendy Hadir di KPK Usai Batal Diperiksa
TOEFL iBT 2026 Diperbarui, Tes Lebih Adaptif dan Praktis
50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
Ramalan Weton Sabtu Kliwon 23 Mei 2026: Rezeki & Jodoh
Tautan Sahabat
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Pasukan Israel Tangkap Sembilan WNI di Kapal Flotilla Gaza
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- 1,5 Juta Jemaah Tunaikan Haji di Tengah Perang
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Putin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif