Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Pendidikan44572 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mtoeve94t.html
Sebelumnya: EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Berikutnya: Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
Artikel Terkait
Rian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
PendidikanRian/Rahmat harus mengakui keunggulan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam laga sengit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Pasangan Indonesia itu kalah dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 18-21 dari unggulan kedua tersebut....
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
PendidikanPencurian sepeda motor dengan modus menodongkan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa....
Baca SelengkapnyaPolisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
PendidikanUnit 2 Sub 4 mengamankan tiga orang terduga pelaku dari dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Sukatani dan Kecamatan Karang Bahagia dalam operasi pemberantasan narkoba. Aksi pertama dilakukan petugas sekitar pukul 12....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
Artikel Terbaru
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Polda Metro Tangkap 8 Begal, 5 Pelaku Masih Diburu
Kadin Jaktim Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi
Harga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out
3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
Tautan Sahabat
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran