Lokasi: Berita >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Berita4458 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mtadfio9x.html
Sebelumnya: Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
Berikutnya: Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
Artikel Terkait
Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
BeritaDonald Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLegalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
BeritaPemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEmas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
BeritaHarga emas Antam tidak mengalami perubahan dan masih bertahan di level Rp2. 839....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Artikel Terbaru
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
Tautan Sahabat
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Pemerintah Buka Akses Pasar Perikanan, Potensi Transaksi Rp1,84 M
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Prabowo Paparkan Target Ekonomi 2027 untuk Kesejahteraan Rakyat