Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendidikan47 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mshemyedh.html
Artikel Terkait
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
PendidikanDua gol Adam Alis menjadi penyelamat Maung Bandung setelah sempat tertinggal dalam laga krusial tersebut. Kemenangan ini sangat penting karena membawa Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen dengan 75 poin dari 32 pertandingan....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
PendidikanWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
PendidikanWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Artikel Terbaru
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Kedonganan Disorot Usai Jadi Lokasi Renang Internasional
- Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
- Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Layanan Paspor Kolektif Toraja Utara Dibuka Sebulan Sekali
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Harga Oli Blora Naik, Pengusaha Tempe Blora Tertekan