Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Gaya Hidup754 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mqmvcbfdc.html
Artikel Terkait
iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
Gaya HidupApple dikabarkan tengah menyempurnakan fitur Hide My Email yang memungkinkan pengguna membuat alamat email alternatif setiap kali mendaftar ke sebuah layanan atau aplikasi, sebagaimana dilaporkan oleh 9to5Mac pada 10 Mei 2026 melalui penulis Michael Burkhardt. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu memberikan alamat email utama kepada pihak ketiga, sehingga privasi lebih terjaga dan akses email bisa diputus kapan saja jika mulai menerima spam atau iklan berlebihan....
Baca SelengkapnyaPenembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Gaya HidupDua orang pelaku remaja tewas setelah diduga melakukan bunuh diri dengan menembak diri sendiri dalam insiden penembakan di sebuah tempat ibadah. Biro Investigasi Federal (FBI) telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu penyelidikan atas peristiwa yang menewaskan seorang petugas keamanan bernama Amin....
Baca Selengkapnya13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
Gaya HidupPenumpang kapal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. WHO melalui Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan ancaman kesehatan masyarakat akibat wabah tersebut masih tergolong rendah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Artikel Terbaru
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
Tautan Sahabat
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump