Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita81 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mpyoeddeh.html
Artikel Terkait
Neymar Cedera Lagi Usai Dua Hari Dipanggil Timnas Brasil
BeritaHanya dua hari setelah resmi dipanggil Carlo Ancelotti ke skuad, Neymar harus absen membela Santos di laga Copa Sudamericana pada Kamis (21/5/2026). Neymar kembali absen saat timnya diimbangi San Lorenzo 2-2....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPromo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
BeritaPresiden Joko Widodo secara resmi melantik Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2024-2029 dalam sidang paripurna MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 20 Oktober 2024. Pelantikan ini menandai transisi kepemimpinan nasional setelah Prabowo memenangkan Pemilu 2024 dengan perolehan suara lebih dari 96 juta suara atau sekitar 58,6 persen....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
BeritaMahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pengujian Undang-Undang Telekomunikasi terkait polemik tarif layanan, dengan agenda mendengar keterangan dari pihak terkait yakni Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dalam perkara nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026. Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Heru, menyatakan dalam sidang bahwa norma Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 pada dasarnya diperlukan sebagai dasar hukum pengaturan tarif telekomunikasi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Citra Margaretha Utangi Sugiri Rp1,1 M Bunga 10 Persen
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- GMFI Target Pendapatan Rp9,5 Triliun dan Laba Rp617,7 M di 2026
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
Artikel Terbaru
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
Listrik Padam, Tiga Provinsi di Sumatera Gelap Total
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD Halaman 18 Edisi Revisi
- 50 Soal Peluang Matematika Kelas 8 & Kunci Jawaban
- Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
- Pendaftaran SPMB Jakarta 2026 SD-SMA Dibuka
- SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
- Jadwal SPMB Bekasi 2026 Dibuka 18 Mei untuk SD-SMP
- Cara Cek Hasil TKA SD SMP 2026, Diumumkan 26 Mei
- Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
- Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
- Guru di 3T NTB Kawal SPMB 2026 Bebas Pungli