Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Bisnis63 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mpltkksfs.html
Artikel Terkait
KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
BisnisPenyidik menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko. Satu penyidik menggunakan rompi bertuliskan identitas, lalu menuju parkiran belakang untuk menyisir mobil dinas....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKeluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
BisnisKeluarga korban Mohamad Taufan menyatakan belum puas dengan tuntutan oditur militer terhadap tiga terdakwa kasus pembunuhan berencana. Kopda Feri Herianto dituntut pidana pokok penjara selama 10 tahun dan pidana tambahan dipecat dari dinas militer, sementara Serka Frengky Yaru dituntut pidana pokok penjara selama 4 tahun....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
BisnisEkonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menyoroti absennya Kementerian Pertanian dan Kementerian Tenaga Kerja dalam tim penyusun kebijakan pengaturan tembakau, Selasa (19/5/2026). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan regulasi memiliki landasan kuat dan tidak berpihak pada satu sudut pandang saja....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Baim Wong: Film Baru Pengingat Pentingnya Keluarga
- Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- Laznas Dewan Dakwah Salurkan Kurban ke Afrika dan Palestina
- Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
- MUI dan Muhammadiyah Kecam Penangkapan Aktivis Israel
Artikel Terbaru
Panglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
Menko Polkam Pastikan Negara Bebaskan WNI Ditahan Militer Israel
Peringatan Dini 6 Ibu Kota Jawa: Jakarta, Semarang, Jogja Hujan
Hukum Gabung Puasa Dzulhijjah dan Qadha Ramadhan
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Live Streaming Hari Ini
Tautan Sahabat
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
- Survei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
- Apple dan Samsung Kuasai Smartwatch Terbaik 2026 Versi ACSI
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat