Lokasi: Berita >>

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna

Berita855 Dilihat

RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI,<strong></strong> Bukan Jadi Pengguna

International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.

Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Richard Lee Siapkan Langkah Hukum dari Dalam Penjara

    Berita

    Dokter Richard Lee dan Doktif terlibat aksi saling lapor polisi buntut persoalan status mualaf. Sebelumnya, Doktif sempat mempertanyakan serta meragukan status mualaf Richard Lee yang diketahui telah memeluk agama Islam sejak sekitar 2023, meski baru diumumkan secara terbuka pada awal Maret 2025....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Mischka Aoki Rilis Buku The University Blueprint

    Berita

    Mischka Keia Aoki, pelajar yang sukses diterima di sejumlah universitas bergengsi dunia, baru saja meluncurkan buku terbarunya berjudul The University Blueprint. Buku ini menjadi karya ketiga Mischka yang dirancang khusus untuk membantu pelajar mempersiapkan diri masuk ke universitas-universitas terbaik dunia secara lebih terarah....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana

    Berita

    Inara Rusli mendatangi kediaman Virgoun untuk mengantarkan anak-anaknya bertemu sang adik baru, momen hangat itu dibenarkan langsung oleh Eva Manurung, ibunda Virgoun. Eva Manurung mengaku mantan menantunya tersebut sengaja datang berkunjung demi mengantarkan Starla dan Duka melihat bayi Lindi Fitriyana....

    Berita

    Baca Selengkapnya