Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Hikmah91 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mmfq0qncc.html
Artikel Terkait
FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
HikmahFIFA dan Federasi Sepak Bola Iran menggelar pertemuan tatap muka di markas Federasi Sepak Bola Turki yang dihadiri Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom dan sejumlah tokoh penting kedua belah pihak. Pertemuan itu menjadi krusial karena FIFA mengejar kesediaan Timnas Iran untuk benar-benar berangkat ke Amerika Serikat yang akan menjadi tuan rumah pertandingan-pertandingan mereka....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaIRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
HikmahLaporan Financial Times mengungkap tuduhan bahwa Iran menggunakan satelit buatan perusahaan China Earth Eye Co untuk memantau target serangan rudal dan drone pada Maret 2026. Satelit itu disebut dioperasikan oleh divisi kedirgantaraan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
HikmahKuba telah memperoleh lebih dari 300 drone militer berdasarkan intelijen rahasia yang dikutip Axios. Laporan yang terbit pada Minggu (17/05) itu menuduh Kuba mendiskusikan rencana penggunaan drone militer untuk menyerang pangkalan angkatan laut AS di Guantanamo Bay, kapal-kapal militer Amerika, dan kemungkinan Key West, Florida....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Artikel Terbaru
Arsenal Menang 1-0, Arteta Pantau Bournemouth vs City
Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
Tautan Sahabat
- Wardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
- Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
- Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
- Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
- Jennifer Coppen Minta Restu Orang Tua Dali Wassink Jelang Nikah
- Hanung Bramantyo Bahagia Ajak Anak ke Gala Premiere
- Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
- Mischka Aoki Rilis Buku The University Blueprint
- Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Israel, Chiki Fawzi Ceritakan Detik-Detik
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat