Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan588 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mm1vrbswt.html
Artikel Terkait
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
KesehatanDave Jones, seorang insinyur, memperingatkan pengguna Gmail bahwa akun mereka secara otomatis diikutsertakan untuk mengizinkan Google mengakses pesan pribadi dan lampiran guna melatih model AI. "Pesan penting untuk semua pengguna Gmail....
Baca SelengkapnyaMiroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
KesehatanKarel Koubek ditunjuk sebagai pelatih timnas Ceko pada Desember 2025, memicu keheranan karena rekam jejaknya yang tidak terlalu impresif. Mantan kiper berusia 74 tahun itu tidak pernah melatih tim-tim besar di luar Ceko, dengan masa kepelatihan yang tergolong singkat di setiap klub....
Baca SelengkapnyaClaudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
KesehatanClaudio Ranieri menyatakan kesiapannya menangani timnas Italia setelah mengakhiri masa kebebasannya tanpa kontrak. Mantan pelatih AS Roma itu sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih Serigala Ibukota pada tahun 2024 hingga musim panas 2025, dengan sukses membawa tim finis di peringkat 5 klasemen dari posisi ke-16 dan raihan rasio kemenangan 2,03 poin per laga dari 36 pertandingan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Artikel Terbaru
AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
Tautan Sahabat
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Kemendag: Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi UMKM Kriya
- Pertamina Optimalkan Jalur Laut Jaga Pasokan BBM
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- BRIN Dorong Material Bangunan Ramah Lingkungan
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS