Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi76 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mibk375dc.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
TeknologiPersib Bandung sukses mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare. Kepastian itu didapat usai Persib mengalahkan PSM dengan skor 2-1....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
TeknologiDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
TeknologiDr. dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Fitur Instants Instagram: Cara Pakai dan Fungsinya
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Disney+ dan Hulu Dapat Tiga Fitur Baru Resmi