Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner2 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mi67lwpk5.html
Artikel Terkait
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
KulinerPolisi Jepang menangkap kedua orang tua dan dua kakak laki-laki seorang gadis 14 tahun di Machida, Tokyo pada Selasa (13/5/2026) karena diduga menyekap dan melakukan kekerasan fisik berulang terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah tanda kekerasan lama pada tubuh gadis tersebut, termasuk bekas patah tulang yang telah sembuh....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPrediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
KulinerSejak Luis Garcia menggantikan Matias Almeyda pada Maret lalu, performa Sevilla berangsur membaik dengan meraih empat kemenangan dari tujuh pertandingan, termasuk tiga kemenangan beruntun. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Sevilla untuk menjamu Real Madrid di kandang sendiri, Pizjuan, tanpa ada toleransi hasil negatif....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
KulinerCristiano Ronaldo harus mengubur mimpinya meraih gelar juara setelah timnya takluk 1-0 dari Gamba Osaka di partai final yang digelar di stadion tuan rumah yang dipadati suporter. Gol tunggal Deniz Hummet pada menit ke-30 menjadi penentu kemenangan tuan rumah....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
- Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
- Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
Tautan Sahabat
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung