Lokasi: Travel >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Travel87783 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ma7tncjs9.html
Artikel Terkait
Richard Lee Siapkan Langkah Hukum dari Dalam Penjara
TravelDokter Richard Lee dan Doktif terlibat aksi saling lapor polisi buntut persoalan status mualaf. Sebelumnya, Doktif sempat mempertanyakan serta meragukan status mualaf Richard Lee yang diketahui telah memeluk agama Islam sejak sekitar 2023, meski baru diumumkan secara terbuka pada awal Maret 2025....
【Travel】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Traveldr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
TravelSifat senyap inilah yang membuat TBC berbahaya. Tidak sedikit penderita menganggap remeh batuk berkepanjangan hingga akhirnya baru mencari pertolongan saat kondisinya sudah memburuk dan disertai batuk darah....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Artikel Terbaru
Tangisan Fedi Nuril Pecah di Pelukan Istri Saat Pemakaman
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Tautan Sahabat
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
- Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- IWDF 2026 Jakarta, Ribuan Penari Ramaikan Festival Tari
- Keluarga Kacab Bank BUMN Gugat Aturan Peradilan Militer
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- Polisi Dalami Asal Senpi Tersangka Pembegalan di Jakarta
- Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta