Lokasi: Hiburan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Hiburan19132 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/m207usc3i.html
Artikel Terkait
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
HiburanEmerse Fae, pelatih muda berusia 41 tahun, menjadi sosok juru selamat sepakbola Pantai Gading. Keberhasilan itu membuat nama Fae mulai dianggap sebagai simbol generasi baru pelatih Afrika modern....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaBRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
HiburanSeorang nasabah bernama Mariati langsung menyerahkan kartu ATM miliknya kepada Ika sesampainya di lokasi agen. Ika dengan sigap menggesek kartu tersebut pada mesin dan menekan enam digit PIN dengan cekatan hingga beberapa lembar uang tunai pecahan Rp100....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaDPR Desak Proyek Double Track Dipercepat Tanpa Tunggu KNKT
HiburanAnggota Komisi V DPR RI, Huda, mendesak pemerintah segera merealisasikan proyek pemisahan jalur kereta jarak jauh dan kereta perkotaan tanpa menunggu hasil investigasi kecelakaan. Menurutnya, proyek Double-Double Track (DDT) ini sudah mendesak dilakukan di tengah padatnya lintasan Jabodetabek....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
- Volatilitas Pasar Global Dorong Kekhawatiran Investor
- Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
- Hanung Bramantyo Bahagia Ajak Anak ke Gala Premiere
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
Artikel Terbaru
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat
Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
Tautan Sahabat
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung