Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi3 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lf0ye6bsh.html
Sebelumnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Berikutnya: Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
Artikel Terkait
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
TeknologiPerusahaan keamanan siber ESET menemukan sekelompok aplikasi penipuan bernama CallPhantom yang menjanjikan akses ke riwayat panggilan dan pesan palsu di ponsel. Temuan ini dilaporkan oleh PhoneArena pada 11 Mei 2026 setelah penelitian mendalam terhadap pola aplikasi tersebut....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Teknologidr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
TeknologiNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Daftar Pemain Brasil Piala Dunia 2026, Neymar Comeback
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Artikel Terbaru
Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Tautan Sahabat
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android