Lokasi: Otomotif >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Otomotif13358 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/l656mafog.html
Artikel Terkait
Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
OtomotifSri Wahyuni (36) dan SA (52) menjadi korban penganiayaan di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten. Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kepergian Sri Wahyuni yang dikenal sebagai perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaJokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
OtomotifDevi Putri, perwakilan panitia kegiatan, menyampaikan sekitar 25 peserta mengikuti sesi yoga yang digelar di lokasi dengan suasana asri. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Ponorogo hingga Semarang....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
OtomotifKomjen Pol. Makhruzi meninjau langsung rumah Yulian Hani di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, yang berada di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
- Prakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
Polda Jambi Musnahkan Sabu 20 Kg dan Ekstasi Rp 26 Miliar
Warga Dobrak Rumah Terkunci, Ibu Tersangka Aniaya Anak Tewas
La Familia Gugat Messi, Inter Miami Kena Imbas
Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
Tautan Sahabat
- Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- 400 Pegawai BUMN Ber-IQ Tinggi Ditempa TNI
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu