Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Pendidikan9694 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kvefsftle.html
Artikel Terkait
SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
PendidikanKemenangan dalam lomba cerdas cermat tingkat nasional memicu perdebatan warganet setelah potongan video pertandingan beredar di media sosial, memperlihatkan keputusan dewan juri dalam pemberian poin kepada peserta. Unggahan tersebut diketahui telah dihapus atau ditarik tak lama setelah dipublikasikan....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
PendidikanKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PendidikanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Ikan Pelestarian Wonogiri Ludes Ditangkap Warga
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Tautan Sahabat
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Pipa Gas Power of Siberia 2 Rusia-China Sepanjang 2.600 Km
- Vanessa Trump Putri Mantan Presiden Idap Kanker Payudara
- Partai Kecoak India Viral, Cockroach Janta Party Muncul
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- WNI Boyolali Jadi Pemadam Kebakaran Sukarela di Saga Jepang