Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita33 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ktl2id89a.html
Artikel Terkait
Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
BeritaDua pemilik toko di Surabaya menjadi korban perampokan brutal yang terjadi di kawasan Wonokromo. Korban pertama, UW (62), mengalami luka lebam di bagian wajah, sementara istrinya TA (62) juga menderita luka-luka....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
BeritaHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
BeritaBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Artikel Terbaru
Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus