Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kesehatan7437 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kopusvceo.html
Artikel Terkait
Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
KesehatanPasangan suami istri asal Karanganyar mengalami peristiwa berdarah saat berlibur di Pantai Parangtritis, Bantul, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 16. 00 WIB....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global pada Minggu (17/5/2026) setelah lonjakan kasus akibat strain virus langka, yaitu virus Bundibugyo. Virus mematikan ini telah merenggut sedikitnya 88 nyawa dan menyebabkan lebih dari 300 kasus suspek di wilayah Pasalnya, wabah kali ini bukan disebabkan oleh strain biasa....
Baca SelengkapnyaNATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
KesehatanAliansi pertahanan menggelar rapat darurat untuk membahas kesiapan menghadapi ancaman konflik yang semakin meluas. Sejak perang pecah pada Februari silam, Amerika Serikat meningkatkan penggunaan rudal pencegat, sistem pertahanan udara, drone tempur, hingga amunisi presisi tinggi untuk menangkis serangan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
Artikel Terbaru
Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional
Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
Tautan Sahabat
- Anies Kritik Kebijakan Pemerintahan Prabowo Berubah-ubah
- Boni Hargens Usul Masa Jabatan Anggota DPR 2 Periode
- Jaksa Agung Minta Barang Sitaan Segera Dilelang
- Nurhadi Tetap Dihukum 5 Tahun, PT DKI Kuatkan Putusan
- Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
- Menkum: Pendidikan Hak Warga Binaan, Sambo Raih S2
- Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Bluray Terungkap
- KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei